MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA
Pengadilan Agama Klaten Kelas 1B

Jl. K.H. Samanhudi No. 9 Ngentak, Mojayan, Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57411.
Slide ZI
Home / Berita Pengadilan / Pengadilan Agama Klaten Turut Ikuti Semarak Grebeg Syawl Bukit Sidoguro Klaten

Pengadilan Agama Klaten Turut Ikuti Semarak Grebeg Syawl Bukit Sidoguro Klaten

    

Panitera Pengganti (PP) Tinggi PTA Semarang perbantuan PA Klaten, Widodo, S.H. turut mengikuti kemeriahan tradisi Grebeg Syawal kembali digelar di Bukit Sidoguro

Klaten, 28 Maret 2026

Pengadilan Agama Klaten yang diwakili oleh Panitera Pengganti (PP) Tinggi PTA Semarang perbantuan PA Klaten, Widodo, S.H. turut mengikuti kemeriahan tradisi Grebeg Syawal kembali digelar di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Bayat pada Sabtu (28/3/2026). Tradisi ini digelar sepekan usai Hari Idul Fitri 1447 H. Sebanyak 18 gunungan berisi ketupat dan hasil bumi disiapkan untuk dibagikan kepada pengunjung. Selain itu, sebanyak 1.000 porsi opor ketupat dibagikan gratis untuk pengunjung, menambah hangat suasana tradisi tahunan ini.

Sejak Sabtu pagi, masyarakat beduyun-duyun datang dan memadati Bukit Sidoguro. Rangkaian Grebeg Syawal dimulai dengan kirab gunungan ketupat dari kaki Bukit Sidoguro. Tradisi Syawalan sendiri merupakan momen transisi setelah sebulan penuh dilatih menahan diri, dan di bulan Syawal menjadi pembuktian seseorang sudah menjadi pribadi yang lebih “bersih” dan peduli sama sesama. Sementara ketupat atau kupat berasal dari Bahasa Jawa “ngaku lepat” yang dimaknai sebagai mengakui kesalahan. Anyaman janurnya juga melambangkan rumitnya kesalahan manusia, yang kemudian dibuka jadi simbol keikhlasan untuk saling memaafkan, sementara isinya yang putih melambangkan kebersihan hati setelah memaafkan dan dimaafkan.

Plt Disbudporapar Kabupaten Klaten, Purwanto menyampaikan tradisi menjadin momen silaturahmi antara jajaran Pemkab Klaten dengan masyarakat secara langsung, untuk saling maaf-memaafkan. “Event ini sekaligus bentuk pelestarian budaya tradisi yang telah berlangsung sejak dulu di tengah masyarakat,” paparnya. Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan melalui tradisi ini diharapkan menjadi momen untuk silaturahmi hingga berbagi kepada sesama.

Index SURVEI
Status Layanan

berita terbaru dari

We use cookies to personalise content and ads, to provide social media features and to analyse our traffic. We also share information about your use of our site with our social media, advertising and analytics partners. View more
Cookies settings
Accept
Privacy & Cookie policy
Privacy & Cookies policy
Cookie name Active
Save settings
Cookies settings