banner pa klaten

on . Hits: 133

SOSIALISASI e-Court "Memahami Peradilan Elektronik Manfaat dan Tantangan"

 

ecourt1

 

Pengadilan Agama Klaten (PA Klaten) telah mensosialisasikan aplikasi pengadilan elektronik (e-court) pada Jum’at, 8 Februari 2019 di Ruang Sidang Utama PA Klaten Jl. Samanhudi No. 9 Klaten. Dengan dihadiri : Ketua PN Klaten Albertus Usada, S.H., Ketua MUI, Dekan Fak, Syarian IAIN Surakarta, Dekan UMS Surakarta, Para Advokan yang tergabung dalam Peradi, KAI dan IPHI, para Hakim Pengadilan Agama dan Jajaran Kepaniteraan serta Tim IT PA Klaten dengan jumlah peserta sekitar 100 orang dan pemateri antara lain Puji Wiyono, S.Kom. dan dari BSM (Bank Syari’ah Mandiri Cabang Klaten);

E-court Adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik, seperti e-filing (pendaftaran perkara online di pengadilan), e-payment (pembayaran panjar biaya perkara online) dan e-summons (pemanggilan pihak secara online)

Aplikasi administrasi perkara berbasis online ini merupakan implementasi Peraturan MA No. 3 Tahun 2018 tentang Pedoman Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik tertanggal 29 Maret 2018 dan resmi diundangkan pada 4 April 2018 yang peluncuran (launching) perdana dilakukan oleh oleh YM. Prof. Dr. H. Hatta Ali, S.H., M.H.di Balikpapan;

Aplikasi ini memberikan layanan berperkara kepada para pencai keadilan (justitia bellen) terutama  kepada para user terdaftar dan terverifikasi sejak mulai layanan administrasi perkara, pendaftaran administrasi perkara, pemanggilan para pihak, jawab-jinawab, penerbitan salinan putusan, dan tata kelola administrasi, pembayaran biaya perkara yang seluruhnya dilakukan secara elektronik/online, tanpa harus mendatangi kantor Pengadilan, demikian disampaikan Ketua PA Klaten Dr. Agus Yunih, S.H., M.H.I. dalam sambutannya;

 

Agus Yunih, mengatakan adanya e-court ini merupakan inovasi layanan publik untuk memperlancar proses administrasi dan pelayanan peradilan bagi pencari keadilan dan sebagai komitmen Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk membangun peradilan yang modern. Sebab, selama ini untuk mendaftarkan perkara setiap pemohon/penggugat atau diwakili advokat harus datang ke pengadilan. “Sekarang dari kantor atau rumah, bahkan sambil tiduran bisa melakukan pengiriman pendaftaran gugatan/permohonan, sehingga dengan aplikasi ini akan mampu mewujudkan asas cepat dan biaya ringan” sebagai asas pokok peradilan.

Menurut Agus Yunih pembayaran biaya perkara pun semakin ringkas karena terhubung dengan sistem e-payment yang pembayaran ditujukan ke rekening virtual (virtual account) pengadilan agama pada bank (BSM) melalui saluran pembayaran elektronik yang tersedia. Saat ini, pembayaran secara elektronik juga dapat dilakukan melalui bank-bank pemerintah seperti : Bank BRI, Bank BNI Syariah, Bank Mandiri, dan Bank Mandiri Syariah.

 Setelah pendaftaran perkara diverifikasi, para pemohon atau pengugat dapat mengetahui nomor registrasi perkara dan waktu sidang pertama. “Selama ini kan kita banyak mendengar keluhan para pencari keadilan saat sidang penyampaian jawaban, replik, duplik, atau kesimpulan yang menunggu berjam-jam di pengadilan karena hakim menyidangkan perkara lain. Kini, (penyampaian berkas itu) tidak perlu datang, cukup secara online,” kata dia.

Tak hanya itu, lanjutnya, terdapat pemanggilan elektronik (e-summons) yang sangat ringkas dan menghemat biaya hingga nol rupiah. Sebab, sistem pemanggilan para pihak yang berperkara bisa dilakukan langsung ke alamat domisili elektronik termasuk meniadakan kebutuhan prosedur delegasi dalam hal para pihak ada bertempat tinggal di wilayah berbeda.

 “Khusus untuk e-summons, sesuai Perma No.3 Tahun 2018, prosedur ini hanya bisa ditempuh apabila para pihak menyetujui dilakukan panggilan secara elektronik untuk mengantisipasi kesenjangan yang mungkin terjadi dalam masa awal pengenalan aplikasi ini,” kata Agus mengingatkan.

Ketua Pengadilan Negeri Klaten Albert Usada dalam testimoninya dihadapan para peserta menyampaikan, bahwa Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Klaten selama ini selalu bersinergi dan bersma-sama dalam mensukseskan program Mahkamah Agung Republik Indonesia, termasuk sosialisasi e-court. Menurutnya, dengan sistem ini intensitas para pencari keadilan untuk bertemu aparat peradilan otomatis berkurang. Hal ini tentu meminimalisir terjadinya pungutan liar dan korupsi. "Dengan begitu, diharapkan integritas pengadilan dan para pejabatnya akan tetap terjaga. 

Pemaparan teori dan simulasi penggunaan e-court secara gamlang, mudah dipahami dan menarik disampaikan oleh Narasunmber Puji Wiyono, S.Kom. ia adalah tim IT Pusat yang dipekerjakan di Satker PN Klaten dan menurut Albert Usada sudah diwakafkan untuk kemajuan Mahkamah Agung Republik Indonesia;

Dia juga mengingatkan bagi advokat yang kerap menjadi kuasa hukum para pencari keadilan harus terlebih dahulu meregistrasi dan terdaftar dalam sistem aplikasi e-court ini. Namun, hanya cukup satu kali registrasi dengan mencantumkan berita acara sumpah advokat. “Satu user name untuk terdaftar selamanya di empat lingkungan peradilan seluruh Indonesia,” kata dia.

 

ecourt2

ecourt3

(kiri ke kanan) Sekretaris PN.Klaten Edi Sutanto, SH, Sekretaris PA.Klaten Wardoyo Dwi Astoto, SE, Ketua PA.Klaten Dr. Agus Yunih, SH. M.HI., Ketua PN.Klaten Albertus Usada, SH. MH., Admin e-Court Puji Wiyono, S.Kom, dan Panitera PA.Klaten Drs. Aziz Nur Eva.

 

Bagi lembaga bantuan hukum yang bukan advokat, misalnya paralegal, sambung Puji saat ini masih dapat melakukan pendaftaran perkara secara manual. “Nanti, petugas pengadilan yang akan mendaftarkannya secara online,” katanya. Ke depan dihadapkan ada perubahan Perma No. 3 Tahun 2018 sehingga pendaftaran secara online diwajibkan bagi seluruh pencari keadilan tanpa kecuali, seperti yang dilakukan di negara-negara tetangga kita;

Penyampoaian materi sosialisasi oleh Puji dan BSM dipandu oleh Aziz Nur Eva Panitera PA Klaten, diakhiri dengan tanya jawab diseputar e-court dan beberapa kendala yang mungkin timbul;

Dalam sambutannya, Ketua juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitera, sekretaris dan jajarannya selaku panitia penyelenggara dan juga atas kehadiran YM. Ketua PN, Bpk Aalbertus Usada SH.

(tim IT Pa-Klaten)

 

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Klaten

Jl. K. H. Samanhudi No. 9 Klaten, Jawa Tengah

 

Telp/Fax: (0272) - 321513/(0272) - 321513 ext 12

Website : www.pa-klaten.go.id

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it./This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

maps1 Lokasi Kantor

Tautan Aplikasi